Asuransi Kesehatan Terbaik Di Indonesia
Asuransi Kesehatan Terbaik Di Indonesia

Asuransi Kesehatan Terbaik Di Indonesia

Posted on

christianlouboutinshoesale.org – Asuransi kesehatan adalah sebuah jenis produk asuransi yang secara khusus menjamin biaya kesehatan atau perawatan para anggota asuransi tersebut jika mereka jatuh sakit atau mengalami sebuah kecelakaan.

Asuransi kesehatan terbaik umumnya memiliki jaringan rumah sakit rekanan yang luas, manfaat pertanggungan lengkap, hingga limit asuransi yang sebanding dengan biaya rumah sakit dan premi yang dibayarkan.

Maka dari itu jika ingin memiliki asuransi kesehatan anda ada baiknya jangan berfokus pada premi murah saja, tetapi juga pertimbangkan manfaat hingga limitnya. Nah, di bawah ini beberapa Asuransi yang mungkin cocok untuk anda semua.

Lippo HealthPlus Family

HealthPlus Family menjadi salah satu askes terbaik yang memberi solusi kebutuhan perlindungan kesehatan yang tepat bagi kamu dan keluarga dengan premi yang sangat terjangkau. Berikut manfaat pertanggungan asuransi Lippo HealthPlus Family.

  • Premi mulai Rp416 ribuan per bulan untuk seluruh anggota keluarga sekaligus.
  • Usia masuk nasabah: 0-60 tahun.
  • Polis dapat diperpanjang hingga 65 tahun.
  • Satu polis untuk seluruh anggota keluarga sekaligus.
  • Menanggung biaya rawat inap sesuai dengan tagihan rumah sakit.
  • Pertanggungan biaya kamar Rp550 ribu-Rp1,4 juta per hari.
  • Limit manfaat tahunan Rp150-300 juta.
  • Memiliki 884 rumah sakit rekanan yang tersebar luas di wilayah Indonesia.

Simas Sehat Gold

Simas Sehat Gold hadir untuk mengatasi risiko finansial yang mungkin timbul akibat kecelakaan, sakit, ataupun pembedahan yang mensyaratkan rawat inap di rumah sakit dengan biaya yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

  • Premi mulai Rp171 ribuan per bulan.
  • Menanggung hingga usia 75 tahun.
  • Manfaat peninjauan polis: 15 hari.
  • Pertanggungan biaya konsultasi dokter umum/spesialis sesuai tagihan rumah sakit.
  • Pertanggungan biaya rawat jalan darurat sesuai tagihan rumah sakit.
  • Santunan harian rawat inap di rumah sakit.
  • Limit tahunan mulai dari Rp100-Rp400 juta.
  • Memberikan santunan meninggal dunia Rp10 juta.
  • Keunggulannya memberikan manfaat askes + asuransi jiwa sekaligus.

BRI Life Simply HealthCare

BRI Life Simply HealthCare adalah salah satu askes terbaik dari BRI Life yang menarik. Sebab dengan premi hanya sekitar Rp300 ribuan per bulan, nasabah sudah bisa mendapatkan manfaat rawat inap dan rawat jalan sekaligus. 

Selain itu, perusahaan asuransi BRI Life juga bekerja sama dengan Halodoc sehingga nasabah bisa mendapatkan konsultasi dokter online secara gratis. Berikut ini manfaat pertanggungan BRI Life Simply HealthCare:

  • Premi mulai Rp227 ribuan per bulan.
  • Usia masuk nasabah utama: 21-65 tahun.
  • Usia masuk nasabah tambahan dewasa: 21-55 tahun.
  • Usia masuk nasabah tambahan anak: 1-21 tahun.
  • Santunan harian rawat inap di rumah sakit Rp300 ribu-Rp1,5 juta per hari.
  • Pertanggungan biaya ICU Rp1,8 juta per hari.
  • Pertanggungan biaya pembedahan hingga Rp3 juta.
  • Pertanggungan biaya aneka perawatan lainnya Rp1,5 juta.
  • Terdapat layanan konsultasi dokter online gratis.
  • Pertanggungan biaya rawat jalan Rp1,5 juta.
  • Memiliki sekitar 626 rumah sakit rekanan di Indonesia.
  • Keunggulannya memberikan manfaat askes yang sangat lengkap.

Cara Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik

Untuk memahami asuransi kesehatan terbaik ada beberapa saran dari pakar keuangan yang akan dirangkum sebagai berikut ini.

1. Jaringan rumah sakit luas

Pilih polis yang memiliki jaringan rumah sakit yang merata. Utamanya yang berdekatan dengan tempat tinggal, kantor, atau memiliki preferensi dokter tertentu.

Pasalnya, jika rumah sakit nggak masuk dalam jaringan perusahaan asuransi yang kamu pilih, proteksi asuransi kesehatan nggak bisa digunakan, meskipun bisa tapi tidak maksimal.

2. Sistem cashless

Pilih sistem klaim secara cashless, sehingga kamu nggak perlu repot lagi menyiapkan dana terlebih dahulu, terlebih dalam kondisi darurat.

Dengan klaim secara cashless kamu cukup membawa kartu polis asuransi untuk ditunjukkan kepada pihak rumah sakit yang sudah bekerja sama.

Akan tetapi, bukan berarti sistem pembayaran reimbursement nggak baik ya. Hanya saja, sistem cashless biasanya jauh lebih praktis meski memang bikin premi lebih mahal.

3. Plafon dan premi seimbang

Cari asuransi kesehatan yang menyediakan plafon dan premi seimbang. Maksudnya, jangan sampai premi yang dibayarkan nggak sebanding dengan limit yang diberikan serta manfaat yang didapatkan.

Jika sudah memiliki BPJS Kesehatan, kamu bisa memilih premi yang lebih rendah dengan menggabungkan dua manfaatnya, antara BPJS Kesehatan dengan asuransi kesehatan yang kamu miliki.

Pertimbangkan juga dengan besaran premi yang harus kamu bayarkan tiap bulannya. Idealnya, premi asuransi berkisar antara 5% hingga 10% dari total pendapatan per bulan.

Jika gaji kamu sebesar Rp 5 juta per bulan, artinya kamu bisa menyisihkan antara Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan, untuk tambahan asuransi kesehatan lain selain BPJS Kesehatan.

4. Prioritaskan rawat inap

Biaya kesehatan yang paling mahal biasanya mencakup biaya rawat inap. Oleh karena itu, prioritaskan manfaat rawat inap terlebih dahulu.

Pasalnya, ada juga asuransi kesehatan yang hanya mengcover rawat inap tanpa rawat jalan agar preminya bisa lebih terjangkau. Tapi, jika bujet kamu mencukupi untuk mendapatkan keduanya akan lebih baik lagi.

5. Skema limit yang menguntungkan

Pelajari limit perawatan atau plafon yang diberikan. Sebagai contoh, kamu bisa membandingkan dalam tabel berikut ini.

Skema Limit Asuransi KesehatanSkema PertamaSkema Kedua
Biaya PerawatanRp 230 juta per tahunRp 250 Juta Per-Tahun
Biaya TindakanRp 10 juta per tahun
Biaya Konsultasi DokterRp 10 juta per tahun

Dari tabel tersebut kamu bisa mempelajari perbedaan antara skema pertama dengan skema kedua.

Sebaiknya kamu memilih asuransi kesehatan dengan skema kedua yang nggak memberikan limit atau batasan untuk poin tertentu saja. Sehingga jika total limit yang diberikan masih ada, kamu tetap bisa mengklaimnya saat kamu sakit atau mengalami kecelakaan.

6. Masa tunggu singkat

Perhatikan juga masa tunggu penyakit yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi. Berbeda dengan BPJS Kesehatan yang nggak memiliki masa tunggu, sehingga penyakit bawaan atau penyakit yang sudah diderita pun bisa tercover.

Lain halnya dengan asuransi kesehatan yang dikelola oleh pihak swasta. Ada ketentuan tentang masa tunggu penyakit. Penyakit kamu nggak bisa diklaim jika muncul atau terjadi pada saat masa tunggu.

Sebaliknya, jika masa tunggunya sudah lewat atau terlewati, barulah bisa mengklaim sesuai dengan penyakit yang diderita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *